Minggu, 07 Juli 2019

Amalan-Amalan Yang Mengantarkan Ke Surga Dan Menghindarkan Dari Neraka

Amalan-Amalan Yang Mengantarkan Ke Surga Dan Menghindarkan Dari Neraka
Amalan-Amalan Yang Mengantarkan Ke Surga Dan Menghindarkan Dari Neraka 

Amalan-Amalan Yang Mengantarkan Ke Surga Dan Menghindarkan Dari Neraka 

Berikut Adalah Amalan-Amalan Yang Mengantarkan Ke Surga Dan Menghindarkan Dari Neraka . Surga adalah tujuan utama setiap peribadi muslim, maka layaklah hadist ini menjadi bahan renungan kita semua dan mengamalkan amalan amalan yang menghantarkan kita kesurga

عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَر،ٍ فَأَصْبَحْتُ يَوْمًا قَرِيبًا مِنْهُ وَنَحْنُ نَسِيرُ، فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ وَيُبَاعِدُنِي عَنْ النَّار؟ِ قَالَ لَقَدْ سَأَلْتَنِي عَنْ عَظِيمٍ، وَإِنَّهُ لَيَسِيرٌ عَلَى مَنْ يَسَّرَهُ اللَّهُ عَلَيْه،ِ تَعْبُدُ اللَّهَ وَلَا تُشْرِكْ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ، وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَتَصُومُ رَمَضَانَ، وَتَحُجُّ الْبَيْتَ ....(رواه الترمذي)

Dari Mu'adz bin Jabal ra berkata; Saya pernah bersama Nabi Saw dalam suatu perjalanan, suatu pagi aku berada dekat dari beliau, maka saya berkata; 'Wahai Rasulullah, kabarkanlah kepadaku tentang suatu amal yang akan memasukkanku kedalam surga dan menjauhkanku dari neraka.' Beliau menjawab: "Kamu telah menanyakan kepadaku tentang perkara yang besar, padahal sungguh ia merupakan perkara ringan bagi orang yang telah Allah jadikan ringan baginya, yaitu: Kamu menyembah Allah dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu apa pun, kamu mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, berhaji ke Baitullah.".... (HR. Tirmidzi)

Takhrij Hadits,;

Rabu, 03 Juli 2019

MENGEJAR YANG DICINTAI SWT

Menjadi Yang Dicintai Allah Swt Dan Menghindari Yang Dibenci-Nya

Kecintaan seorang hamba kepada Allah menghantarkan dirinya tunduk patuh kepada Allah, dan tanpa rasa terpaksa dan berat menghidari dan menjauhi larangan laranganNYA.
Rasul SAW menginforasikan kepada Umatnya siapakah orang orang yang layang mendapat cinta Allah SWT

عَنْ أَبِي ذَرٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثَةٌ يُحِبُّهُمْ اللَّهُ وَثَلَاثَةٌ يُبْغِضُهُمْ اللَّه،ُ فَأَمَّا الَّذِينَ يُحِبُّهُمْ اللَّهُ فَرَجُلٌ أَتَى قَوْمًا فَسَأَلَهُمْ بِاللَّهِ وَلَمْ يَسْأَلْهُمْ بِقَرَابَةٍ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُمْ فَمَنَعُوهُ فَتَخَلَّفَ رَجُلٌ بِأَعْقَابِهِمْ فَأَعْطَاهُ سِرًّا لَا يَعْلَمُ بِعَطِيَّتِهِ إِلَّا اللَّهُ وَالَّذِي أَعْطَاه،ُ وَقَوْمٌ سَارُوا لَيْلَتَهُمْ حَتَّى إِذَا كَانَ النَّوْمُ أَحَبَّ إِلَيْهِمْ مِمَّا يُعْدَلُ بِهِ نَزَلُوا فَوَضَعُوا رُءُوسَهُمْ فَقَامَ أَحَدُهُمْ يَتَمَلَّقُنِي وَيَتْلُو آيَاتِي، وَرَجُلٌ كَانَ فِي سَرِيَّةٍ فَلَقِيَ الْعَدُوَّ فَهُزِمُوا وَأَقْبَلَ بِصَدْرِهِ حَتَّى يُقْتَلَ أَوْ يُفْتَحَ لَهُ، وَالثَّلَاثَةُ الَّذِينَ يُبْغِضُهُمْ اللَّهُ الشَّيْخُ الزَّانِي، وَالْفَقِيرُ الْمُخْتَال،ُ وَالْغَنِيُّ الظَّلُومُ (رواه الترمذي)

Dari Abu Dzar bahwa Nabi Saw bersabda, "Ada tiga orang yg dicintai oleh Allah dan tiga orang yg dibenci oleh Allah. Adapun yg dicintai oleh Allah adalah; (1) seseorang yg datang kepada suatu kaum lalu meminta kepada mereka dgn nama Allah, ia tidak meminta karena ada hubungan kekerabatan antaranya dengan mereka namun mereka menolaknya. Lalu ada seseorang dari kaum itu pergi secara sembunyi2 dan memberikan sesuatu kepada lelaki yg meminta tadi dgn sembunyi sembunyi, tidak ada yang mengetahui pemberiannya kecuali hanya Allah dan orang yang diberi, (2) suatu kaum yang berjalan di malam hari keinginan untuk tidur lebih mereka sukai dari yang lain, mereka pun singgah lalu meletakkan kepala mereka (tertidur), namun ada seorang lelaki yg bangun bermunajat kepada-Nya dan membaca ayat2-Nya, dan (3) seseorang berada dalam barisan pasukan lalu berhadapan dengan musuh, dan ketika pasukannya hancur, justeru dia maju dengan menghadapkan dadanya sampai dia terbunuh atau mendapat kemenangan. Sedangkan tiga orang yang dibenci oleh Allah adalah; (1) orang tua yg berzina, (2) orang fakir yg sombong dan (3) orang kaya yg dzalim." (HR. Tirmidzi)

Takhrij Hadits;

Inilah Orang yang Kufur Terhadap Alquran - Ustadz Suparman Fajar, Lc



Mereka Yang Kufur Dengan Al Qur'an

Ruqyah Syari'yyah. Oleh : Ust, Hasan Bishri, Lc

Rabu, 09 Januari 2019

"Tanda Rumah Berhantu" ; Solusi dan Proteksinya Oleh Ustadz Hasan Bishri...

Kenali Tanda Rumah Berhantu


Ust, Suparman Fajar, Lc : Ruqyah Jin Pembuat malas beraktifitas

Dialog dengan Jin perlukah ??


Dialog dengan Jin mungkinkah terjadi ?

Apabila anda seorang peruqyah kemudian dia berdialog dengan jin yang ada dalam tubuh yang diruqyah
■ Hal yg sangat saya jauhi dalam proses ruqyah adalah melakukan dialog dengan jin yang merasuk ke tubuh pasien maka sejatinya anda memperhatikan hal-hal berikut :
1⃣ • Memastikan bahwa yang berbicara adalah jin perasuk / pengganggu yg menggunakan lisan pasien yg dirasukinya.
2⃣ • Memastikan bahwa pasien tidak punya gangguan psikis / kejiwaan. Sebab bisa jadi, ada pasien yg suka dianggap punya gangguan karena sebuah tekanan tertentu dari berbagai pihak.
3⃣ • Tidak membuka peluang untuk memperpanjang dialog. Dalam buku Halal Haram Ruqyah, silahkan dilihat beberapa efek negatif dari terlalu banyak dialog dgn jin dalam proses ruqyah.
4⃣ •  Menghindari perasaan bangga karena bisa melakukan dialog seperti itu dihadapan orang banyak. Perasaan ini akan menimbulkan talbis yaitu setan ingin membuat anda hanyut dengan sandiwara yg menipu seperti itu yg sejatinya adalah permainan setan.
Ini dalam konteks ruqyah syar'iyyah